=== console.log('header!'); // Easy to add and display post grid on your website with or without categoryies filter. Also work with Gutenberg shortcode block. === console.log('header!'); // Easy to add and display post grid on your website with or without categoryies filter. Also work with Gutenberg shortcode block. === console.log('header!'); // Easy to add and display post grid on your website with or without categoryies filter. Also work with Gutenberg shortcode block. === console.log('header!'); // Easy to add and display post grid on your website with or without categoryies filter. Also work with Gutenberg shortcode block. === console.log('header!'); // Easy to add and display post grid on your website with or without categoryies filter. Also work with Gutenberg shortcode block. === console.log('header!'); // вставь сюда свой код полностью === console.log('header!'); // Easy to add and display post grid on your website with or without categoryies filter. Also work with Gutenberg shortcode block.
Berita  

Puasa Tinggal Hitungan Hari! Cek Berapa Hari Lagi Ramadhan 2026 Dimulai

Ramadhan selalu menjadi bulan yang dinanti umat Islam di seluruh dunia. Pada bulan inilah ibadah puasa dijalankan selama sebulan penuh, baik 29 maupun 30 hari, sesuai penetapan awal bulan Hijriah.

Penentuan awal Ramadhan sendiri tidak lepas dari dua metode yang selama ini digunakan, yakni rukyatul hilal dan hisab.

Rukyatul hilal mengandalkan pengamatan langsung terhadap munculnya bulan sabit pertama setelah matahari terbenam, baik dengan mata telanjang maupun bantuan alat optik.

Jika hilal terlihat, maka malam itu sudah masuk bulan baru Hijriah. Namun, jika tidak terlihat, bulan sebelumnya digenapkan menjadi 30 hari.

Sementara itu, metode hisab menggunakan perhitungan astronomi untuk menentukan posisi bulan secara matematis.

Melalui hisab, awal bulan Hijriah dapat diprediksi jauh sebelum waktunya dan menjadi dasar penyusunan kalender Islam.

Berapa Hari Lagi Ramadhan 2026?

Seperti tahun-tahun sebelumnya, pemerintah akan menetapkan awal Ramadhan melalui sidang isbat yang digelar pada akhir bulan Syaban.

Meski demikian, masyarakat sudah bisa melihat perkiraan awal puasa melalui Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama.

Dalam kalender tersebut, 1 Ramadhan 1447 H diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Jika mengacu pada tanggal tersebut, maka Ramadhan diprediksi berlangsung selama 30 hari dan berakhir pada Jumat, 20 Maret 2026, sebelum memasuki bulan Syawal.

Artinya, Ramadhan 2026 kini tinggal sekitar 52 hari lagi, terhitung sejak akhir Desember 2025.

Versi Muhammadiyah Lebih Awal Sehari

Muhammadiyah memiliki acuan tersendiri dalam menentukan awal bulan Hijriah, yakni Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Berdasarkan kalender tersebut, 1 Ramadhan 1447 H diperkirakan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, atau lebih awal satu hari dibanding prediksi pemerintah.

Dengan perhitungan ini, Ramadhan versi Muhammadiyah juga diperkirakan berlangsung selama 30 hari, sehingga Idul Fitri atau 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Prediksi NU Sejalan dengan Pemerintah

Sementara itu, Nahdlatul Ulama (NU) belum mengeluarkan keputusan resmi terkait awal Ramadhan 2026. Meski begitu, prediksi dapat dilihat dari Almanak Tahun 2026 yang diterbitkan PCNU Kabupaten Bojonegoro.

Dalam almanak tersebut dijelaskan bahwa posisi hilal belum memenuhi kriteria imkanurrukyah, sehingga 1 Ramadhan 1447 H diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Prediksi ini sejalan dengan versi pemerintah, termasuk perkiraan jumlah hari puasa yang genap 30 hari sebelum masuk Syawal.

Dengan demikian, menurut perhitungan pemerintah dan NU, Ramadhan 2026 tinggal sekitar 52 hari lagi, sedangkan berdasarkan kalender Muhammadiyah, puasa dimulai sekitar 51 hari lagi.

Batas Akhir Puasa Qadha Ramadhan

Menjelang datangnya Ramadhan, umat Islam juga diingatkan soal kewajiban puasa qadha bagi mereka yang pernah meninggalkan puasa karena alasan syar’i, seperti sakit atau bepergian.

Para ulama menjelaskan bahwa puasa qadha sebaiknya dilakukan sesegera mungkin. Namun, jika ada alasan tertentu, mengakhirkan qadha hingga bulan Syaban masih diperbolehkan, sebagaimana riwayat dari Aisyah RA yang baru mengganti puasa Ramadhan di bulan Syaban karena kesibukannya.

Meski begitu, menunda qadha hingga masuk Ramadhan berikutnya tanpa alasan yang dibenarkan tidak dianjurkan.

Jika hal itu terjadi, para ulama berbeda pendapat mengenai kewajiban membayar fidyah. Namun yang pasti, utang puasa tetap wajib diganti dan tidak gugur begitu saja.

Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 185, yang menegaskan bahwa puasa yang ditinggalkan karena uzur wajib diganti di hari lain.

Demikian informasi seputar hitung mundur Ramadhan 2026 beserta penjelasan awal puasa menurut berbagai versi. Semoga bermanfaat dan menjadi pengingat untuk mempersiapkan diri menyambut bulan suci.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *